Cari

Acom Icun

Tag

suara

Etsa

Karya: Toto Sudarto Bachtiar

Suara kasih dalam hati malam
Kian lincah, tapi kemudian membeku
Tanpa bulan, karena bulan beradu
Dan hatiku sendiri kian terbenam

Focus

untuk Sitor Situmorang

Karya: Toto Sudarto Bachtiar

Kalau djarum kematian menusuk detak hati
Aku akan mendjadi asing sendiri
Sangat berarti djeritan jang menolak berpisah
Bisik jang mendera dan mentjinta gerak djantung hari Lanjutkan membaca “Focus”

Dunia Sebelum Tidur

Karya:  Toto Sudarto Bachtiar

Kenangan mati bagi jang mati
Hormat bagi jang hidup setiakan derita
Ulurkan tanganmu
Sangkutkan sepatu pada kaki berdebu
Dan mimpilah merenung djendela terbuka
Nun adalah dunia dosa, duniaku sajang
Aku berpihak padamu Lanjutkan membaca “Dunia Sebelum Tidur”

Keterangan

Karya: Toto Sudarto Bachtiar

H.B. Jassin. Dimana berachirnja mata seorang penjair?
Kau sudah lama sekali tahu, kuburan dia
Hanjalah nisan kata-katanja selama ini
Tentang mimpi, tentang dunia sebelum kau tidur Lanjutkan membaca “Keterangan”

Pahlawan Tak Dikenal

Karya: Toto Sudarto Bachtiar

Sepuluh tahun jang lalu dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sajang
Sebuah lubang peluru bundar didadanja
Senjum bekunja mau berkata, kita sedang perang Lanjutkan membaca “Pahlawan Tak Dikenal”

Suara

Karya: Toto Sudarto Bachtiar

Kapan ada sesuatu, ialah kamarku didalam
Suara penutup paling djauh telah membawa bunji
Sedang kubuat lagi djelaga diri semesta
Dilorong-lorong kelam kotaku Djakarta Lanjutkan membaca “Suara”

Pekarangan

Karya: Toto Sudarto Baachtiar

Tjinta. Engkau jang sudah sekali datang masuklah
Menjatu diri dengan irama tanpa tepi
Laut jang selalu mengalir, malam tiada berachir
Tjumbu hidup nafas kotaku jang kekal Lanjutkan membaca “Pekarangan”

Tentang Kemerdekaan

Karya: Toto Sudarto Bachtiar

Kemerdekaan ialah tanah air dan laut semua suara
Djanganlah takut kepadanja

Kemerdekaan ialah tanah air penjair dan pengembara
Djanganlah takut kepadanja

Kemerdekaan ialah tjinta salih jang mesra
Bawalah daku kepadanja

1953

Suara, Kumpulan Sadjak 1950-1955

Kakilangit

Karya: Toto Sudarto Bachtiar

Jang sampai dimalam bisu
Desah jang mendjadi kalimat terachir
Untuk tekebur dan menolak kedjang lupa
O, kekasih biarpun jang dimana
Dari putus asa sampai lapar putus asa
Kugamit suaraku sendiri
Sampai tak ada jang mendengar
Kemudian. Sampai menemukan sebuah nama:
Jang memantulkan katja: Terlintas bajang-bajang
Sendiri diatas runtuhan
Keruntuhan adalah djedjak tjinta! Tunggu!

1953

Suara, Kumpulan Sadjak 1950-1955

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑