Cari

Acom Icun

Tag

alam

Membaca Tanda-Tanda

Karya: Taufiq Ismail

Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari kita

Ada sesuatu yang mulanya tidak begitu jelas
tapi kita kini mulai merasakannya

Kita saksikan udara abu-abu warnanya
Kita saksikan air danau yang semakin surut jadinya
Burung-burung kecil tak lagi berkicau pagi hari Lanjutkan membaca “Membaca Tanda-Tanda”

Tikus

Tikus tua duduk di sudut got

Termenung sambil menyeka air mata

Tikus muda menghampiri dengan santun

memahami kesedihan itu

Diambilnya biji kurma yang tercampak di sudut parit Lanjutkan membaca “Tikus”

Pipit Merayu

Pucuk-pucuk cemara

Tersenyum pahit menatap alam

Tiba-tiba sayap rindu melintas

Antara dahan-dahan yang patah

Suara pipit merayu

Tak malu pada sang bayu

Waktu menerpa pucuk cemara Lanjutkan membaca “Pipit Merayu”

Pipit dalam Rimba

Satu…

Dua…

Tiga…

Empat…

Rapatkan betis!

Tegakkan dagu!

Ini barisan,

Bukan susunan telur di rak kaca Lanjutkan membaca “Pipit dalam Rimba”

Elang

Elang…

Jangan singgah di rimba kami

Karena rimbaku masih terjaga

Jangan tangkap ayam betina

Biarkan hidup di belukar sana Lanjutkan membaca “Elang”

Sunyi

Karya: Acom Icun

Berat hati untuk kusaksikan

Burung-burung terbang dengan sayap patah

Bayi-bayi pohon kehilangan getah

Terhempas

Tercabik

Sunyi

Resah

Berat hati untuk kusaksikan

Kupu-kupu dan kumbang tersedu di kubangan

Hutan tergusur menjadi muara

Gemuruh

Karya: Acom Icun

Camar bernyanyi pada karang

Pada gelombang, pada pasir

Tentang keindahan

Tentang kemenangan

Tentang kehidupan

Gelombang bergemuruh

Karang selalu tegar

Pasir selalu berkilau

Merangas

Karya: Acom Icun

Sebatang pohon randu menangis

Di pinggir danau

Daunnya kering

Batangnya melekang

Daunnya kian hari berkurang

Satu, dua, tiga bahkan seratus

Tak bergerak menatap langit

Tanah retak, longsor tak tertahan Lanjutkan membaca “Merangas”

Aku Belajar Padamu

Karya: Acom Icun

Aku belajar padamu

Gemuruhnya menggetarkan nyali

Meruntuhkan kesombongan

Gelombang

Tak pernah resah bersama karang

Bersyair untuk kehidupan

Meniupkan napas perlahan

Mencipta rindu bagi nelayan

Aku belajar padamu Lanjutkan membaca “Aku Belajar Padamu”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑