Cari

Acom Icun

Tanggal

23 April 2016

Seruling

Karya: Sapardi Djoko Damono

Seruling bambu itu membayangkan ada yang meniupnya, menutup-membuka lubang-lubangnya, menciptakan pangeran dan putri dari kerajaan-kerajaan jauh yang tak terbayangkan merdunya …. Lanjutkan membaca “Seruling”

Selamat Pagi Indonesia

Karya: Sapardi Djoko Damono

selamat pagi, Indonesia, seekor burung mungil mengangguk
dan menyanyi kecil buatmu.
aku pun sudah selesai, tinggal mengenakan sepatu,
dan kemudian pergi untuk mewujudkan setiaku padamu dalam
kerja yang sederhana; Lanjutkan membaca “Selamat Pagi Indonesia”

Sajak Telur

Karya: Sapardi Djoko Damono

dalam setiap telur semoga ada burung dalam setiap burung
semoga ada engkau dalam setiap engkau semoga ada yang senantiasa terbang menembus silau matahari memecah udara dingin Lanjutkan membaca “Sajak Telur”

Sajak Subuh

Karya: Sapardi Djoko Damono

Waktu mereka membakar gubuknya awal subuh itu ia baru saja bermimpi tentang mata air. Mereka berteriak, “Jangan bermimpi!” dan ia terkejut tak mengerti. Lanjutkan membaca “Sajak Subuh”

Sajak Nopember

Karya: Sapardi Djoko Damono

Siapa yang akan berbicara untuk kami
siapa yang sudah tahu siapa sebenarnya kami ini
bukanlah rahasia yang mesti diungkai dari kubur
yang berjejal
bukanlah tuntutan yang terlampau lama mengental
tapi siapa yang bisa memahami bahasa kami
dan mengerti dengan baik apa yang kami katakan Lanjutkan membaca “Sajak Nopember”

Sajak Kecil Tentang Cinta

Karya: Sapardi Djoko Damono

Mencintai angin harus menjadi siut
Mencintai air harus menjadi ricik
Mencintai gunung harus menjadi terjal
Mencintai api harus menjadi jilat
Mencintai cakrawala harus menebas jarak
MencintaiMu(mu) harus menjadi aku

Puisi Cat Air Untuk Rizki

Karya: Sapardi Djoko Damono

angin berbisik kepada daun jatuh yang tersangkut kabel telpon itu, “aku rindu, aku ingin mempermainkanmu! “ Lanjutkan membaca “Puisi Cat Air Untuk Rizki”

Pesta

Karya: Sapardi Djoko Damono

pesta berlangsung sederhana. Sedikit tangis, basa-basi itu; tinggal bau bunga gemetar pada tik-tok jam, ingin mengantarmu sampai ke tanah-tanah sana yang sesekali muncul dalam mimpi-mimpinya
. . . di sumur itu, si Pembunuh membasuh muka, tangan, dan kakinya

Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982.

Pesan

Karya: Sapardi Djoko Damono

Tolong sampaikan kepada abangku, Raden Sumantri, bahwa memang kebetulan jantungku tertembus anak panahnya. Lanjutkan membaca “Pesan”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑