Karya: Sutardji C. Bachri

Dengan lalat
Terbang dari nanah ke nanah
Dari ngilu ke ngilu
Dari resah sampai ke barah

Aku terbang
Sama lalat arwah
(kini dia mati
Kena tempeleng)
Dari timbangan ke lain timbangan
Dari titian ke lain titian

– bahkan lalat masuk surga
Kata lalatlalat yang di surga
– apalagi kalau mati kena tempeleng
Mereka bilang

(Kapak, 1976-1977)