Darah tetap berwarna merah

Mengalir dari jantung jelata

Menderu dari nadi penguasa

Tetap merah

Tak berubah

Darah menjadi busuk

Berkalang nanah

Dalam hati-hati yang munafik

Tak perlu bertanya

Mengapa darah menjadi busuk

Darah telah lepas

Dari kalangan cinta yang ada

Hingga darah membeku

Membusuk menjadi hama

Tercurah pada hutan-hutan biadab

Mengalir pada sungai-sungai dengki

Membusuk dalam rimba beradab

Tak pernah busuk menjadi harum